Banyak faktor yang menyebabkannya seperti masih kentalnya budaya setempat yang menjadikan sekolah bukan sebagai kebutuhan penting bagi anak serta faktor keterbatasan ekonomi.
Kondisi fasilitas pendidikan di pedesaan dan wilayah pelosok negeri yang memprihatinkan tersebut makin komplet ditambah dengan akses bagi mobilitas warga menuju sekolah yang tidak mendukung.
Salah satunya di Desa sui.Sambang, Kec. Sekadau Hulu, Kab. Sekadau, Prov.Kalbar. Masih banyak yg Tamat SD hingga MENENGAH saja Sebagian besar bekerja sebagai petani. Mereka tidak mampu menyekolahkan anaknya ke jenjang ATAS ditambah dengan akses menuju sekolah yang sulit.
Salah satunya SDN 24. Sui.Gontin masih banyak murid SEKOLAH DASAR yg harus berjuang menuju Sekolah meski harus menempuh jarak ±1.5 jam (Bongkit-Sui.Gontin),
juga SEKOLAH DASAR disekitarnya seperti SDN Sui.Sambang, (Gintong, Kelampe-Sui.Sambang) SDN Boti (Roca-Boti)
SDN.26 Mondi (Bandan ,Gedet,-Mondi)
kiranya ini menjadi Aspirasi publik yg harus didengar oleh pemerintah sehingga kedepannya bisa merealisasikan solusi di seluruh pelosok Negeri ini. Khususnya di prov. Kalimantan Barat.
potret akses menuju pendidikan SDN di desa Sui.Sambang